Yahoo chating icam


Pemeriksaan Hb A1c yang normal memerlukan kadar glukosa darah puasa dan 2 jam postprandial juga normal.Penelitian dari UKPDS menunjukkan bahwa dengan kontrol glukosa darah yang baik yaitu Hb A1c maka risiko komplikasi akan menurun.Selama keadaan puasa sebagian besar glukosa dalam sirkulasi dipakai oleh jaringan yang tidak tergantung insulin seperti sel otak, sehingga kadar insulin dalam darah rendah akan tetapi sudah cukup untuk mengendalikan glukoneogenesis dihati dan pemecahan trigliserida serta pembentukan asam lemak tidak jenuh.

Regulasi fungsi sel beta adalah suatu proses kompleks dimana banyak faktor yang mempengaruhi baik yang merangsang atau yang menghambat pengeluaran insulin dari sel beta.

Sekresi insulin oleh sel beta diatur dan dirangsang oleh kadar glukosa ekstraseluler.

Komplikasi makroangiopati diabetik dapat bermanifestasi sebagai Penyakit Jantung Koroner (PJK), stroke atau penyakit vaskuler perifer.

Berikut akan diutarakan peranan lonjakan glukosa setelah makan (Postprandial spike) ternyata mempengaruhi komplikasi makroangiopati diabetik khususnya komplikasi penyakit vaskuler (jantung, otak, pembuluh darah perifer).

Namun teori ini banyak mendapat tantangan karena pada sebagian besar pasien diabetes melitus yang sudah berlangsung lama ternyata deposit amiloid hanya sebesar Sebagian peneliti menemukan sel beta menjadi buta (blind) atau tidak responsif terhadap kenaikan kadar glukosa dalam plasma.